jump to navigation

Berita terselubung dibalik “Release openSUSE 11.0″ July 9, 2008

Posted by invaleed in Linux, Personal.
1 comment so far

Sebenernya ini berita dah basi… tapi… no what-what lah… :)

OpenSUSE
OpenSUSE

Dikutip dari http://news.opensuse.org :

Thursday, June 19th, 2008

The openSUSE Project is proud to announce the release of openSUSE 11.0 — everything you need to get started with Linux on the desktop and on the server. Promoting the use of Linux everywhere, the openSUSE Project provides free, easy access to the world’s most usable Linux distribution, openSUSE.

The 11.0 release of openSUSE includes more than 200 new features specific to openSUSE, a redesigned installer that makes openSUSE even easier to install, faster package management thanks to major updates in the ZYpp stack, and KDE 4, GNOME 2.22, Compiz Fusion, and much more.

Read more…

Trus apa berita tersebungnya?

Berita terselubungnya adalah, ternyata pas hari itu juga, Ane Ulang Tahun… :p, hehehhee… nggak penting banget ya… :)

Flashdisk Ubuntu Installer July 5, 2008

Posted by invaleed in Linux.
Tags: , ,
add a comment

Pernahkan Anda dihadapkan pada situasi dimana kita ingin menginstall Ubuntu pada sebuah komputer tetapi komputer tersebut tidak mempunyai CDROM/DVDROM?

Jika pernah, don’t worry… ada cara cepat menginstall Ubuntu ke komputer yang tidak mempunyai CDROM/DVDROM, yaitu menggunakan media flashdisk.

Berikut saya tuliskan tutorial sederhana bagaimana cara membuat “Flashdisk Ubuntu Installer”, dengan catatan, untuk meng-create “Flashdisk Ubuntu Installer” ini harus dilakukan di komputer yang mempunyai CDROM/DVDROM, kecuali jika kita mempunya file .iso dari Installer Ubuntu, maka kita bisa melakukan proses pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer” ini dengan cara melakukan mount iso tersebut, menjadi semacam virtual CDROM (mount .iso tidak dibahas disini)

Pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer” caranya sangat mudah, dengan requirement :

  • Flashdisk dengan space aman 1 GB
  • CD Installer Ubuntu
  • Fasilitas “Boot from USB” di BIOS
  • Tools “liveusb”

Langkah pertama, tambahkan “software source” di /etc/apt/sources.list

$ sudo gedit /etc/apt/sources.list

tambahkan dua baris berikut:

deb http://ppa.launchpad.net/probono/ubuntu hardy main
deb-src http://ppa.launchpad.net/probono/ubuntu hardy main

Simpan kemudian lakukan update daftar paket

$ sudo apt-get update

Setelah proses update daftar paket selesai, lakukan instalasi program yang bernama “liveusb”

$ sudo apt-get install liveusb

Setelah program “liveusb” terinstall, kita langsung bisa lakukan proses pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer”, pointing ke System -> Administration -> Install Live USB

maka akan tampil program seperti dibawah ini :

Oh ya jangan lupa untuk memasukkan terlebih dahulu CD installer Ubuntu kedalam CDROM, jika tidak, maka akan tampil error seperti dibawah ini :

Setelah program liveusb tampil, kita tinggal mengikuti wizard yang disediakan dengan meng-klik next-next saja hingga finish, awas… program ini akan menghapus semua data yang ada di flashdisk, jadi jika terdapat data penting di dalam flashdisk tersebut, silahkan backup terlebih dahulu.

Pastikan tidak ada error yang muncul selama proses berlangsung hingga finish, dan sekarang flashdisk Anda sudah siap digunakan sebagai “Ubuntu Installer”.

Untuk membuktikan bahwa proses diatas berhasil, silahkan reboot komputer Anda kemudian setting BIOS agar urutan boot menunjuk pada “boot from usb”, kemudian save settingan BIOS tersebut.

Jika tampilan awal menampilkan proses livecd seperti livecd dari cd installer Ubuntu, maka itu berarti proses yang kita lakukan diatas berhasil, dan jika tidak, maka kesalahan bukan pada komputer Anda, melainkan ada pada diri Anda sendiri, hehehe…

Sources:
[0] http://news.softpedia.com/news/Alternative-Installation-Methods-for-Hardy-86977.shtml
[1] https://launchpad.net/~probono/+archive

Update Brainbench… June 29, 2008

Posted by invaleed in Others, Personal.
2 comments

Brainbench

Sekedar iseng mengisi hari-hari penuh kebetean dikantor, karena nggak ada kerjaan :(, mendingan ngerjain free exam di Brainbench :), transkrip online Brainbench-nya bisa dilihat disini…

Buat yang punya lowongan pekerjaan (yg banyak kerjaannya, biar nggak bete), please PM ane ya… :)

iDic, kamus untuk Ubuntuku June 17, 2008

Posted by invaleed in Linux, Solaris.
5 comments

iDic adalah program kamus yang sangat menarik, cukup lengkap, buatan anak negeri, project lanjutan dari Gidic, program ini dibuat menggunakan python dan database menggunakan sqlite versi 3.

Proses instalasinya sangat mudah, extract hasil downloadnya, kemudian tinggal jalankan file install.sh nya, sebelum menginstall iDic, pastikan modul pysqlite2 terinstall di komputer anda

iDic

Project penerjemahan OpenSolaris, i’am coming :)

Mengaktifkan NAT di Sun xVM VirtualBox May 24, 2008

Posted by invaleed in Linux, Solaris.
Tags: , , ,
add a comment

Untuk mengaktifkan NAT di Sun xVM VirtualBox, ada sedikit trik yang harus di jalankan, pastikan kondisi GuestOS tidak dalam kondisi hidup (ON).

Misalkan kita menggunakan Ubuntu sebagai HostOS, dan OpenSolaris sebagai GuestOS nya, maka jalankan command-command dibawah ini melalui console di Ubuntu.

# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/Protocol” TCP
# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/GuestPort” 22
# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/HostPort” 2222

Setelah dijalankan kita bisa mengecek hasil command-command tersebut dengan cara :

# VBoxManage getextradata [nama_virtual_mesin] enumerate

Jika terjadi kesalahan dalam penambahan extradata tersebut atau kita ingin mengembalikan settingan tersebut seperti semula, maka kita bisa gunakan command dibawah ini untuk meremovenya :

# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/Protocol”
# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/GuestPort”
# VBoxManage setextradata [nama_virtual_mesin] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/HostPort”

Setelah selesai, silahkan jalankan GuestOS di VirtualBox, pastikan tidak ada error ketika proses startingnya.

Untuk mengaktifkan fungsi port forwarding, agar GuestOS bisa ikut menggunakan koneksi internet si HostOS, maka kita perlu merubah file /etc/sysctl.conf di HostOS nya :)

#net.ipv4.ip_forward=0

menjadi :

net.ipv4.ip_forward=1

Aktifkan DNS di GuestOSnya

# vi /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.0.1

Selamat ber-NAT dan berinternet ria di Sun xVM VirtualBox…. :)

Akhirnya datang juga… May 16, 2008

Posted by invaleed in Linux.
Tags: , ,
add a comment

Sesuai dengan judul, ini bukan sebuah nama acara yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV swasta di Indonesia… :), tetapi ini adalah ungkapan menyangkut kedatangan CD Ubuntu Desktop & Server serta CD Kubuntu terbaru versi 8.04 (Hardy Heron) :)

Dikirim ke kantor dengan Bea Lalu Bea (Pabean) sebesar 3000 Rupiah :)

Thanks God…!!! May 15, 2008

Posted by invaleed in Solaris.
Tags: , ,
7 comments

Alhamdulillah hari ini lulus ujian Sun Certified System Administrator for the Solaris 10 Operating System (CX-310-200) - Part I

Plan berikutnya adalah training Sun System Administrator for the Solaris 10 Operating System (CX-310-202) - Part II, mudah-mudahan segera bisa ikut exam :), Amien…!!!

Thanks God..!!!

Howto Install Driver Wireless Lenovo3000 G400 Ubuntu Hardy Heron May 6, 2008

Posted by invaleed in Linux.
Tags: , , , , ,
16 comments

If you are using the b43 driver from linux-2.6.24, follow these instructions.

# cd /home/byte
# wget http://bu3sch.de/b43/fwcutter/b43-fwcutter-011.tar.bz2
# tar xjf b43-fwcutter-011.tar.bz2
# cd b43-fwcutter-011
# make

# export FIRMWARE_INSTALL_DIR=”/lib/firmware”
# wget http://downloads.openwrt.org/sources/broadcom-wl-4.80.53.0.tar.bz2
# tar xjf broadcom-wl-4.80.53.0.tar.bz2
# cd broadcom-wl-4.80.53.0/kmod
# sudo /home/byte/b43-fwcutter-011/b43-fwcutter -w “$FIRMWARE_INSTALL_DIR” wl_apsta.o
# reboot

Note that you must adjust the FIRMWARE_INSTALL_DIR path to your distribution. The standard place where firmware is installed to is /lib/firmware. However some distributions put firmware in a different place.