Webserver Cluster; Linux-HA + DRBD + LAMP + Slackware 13.0

Posted on Updated on


Ini adalah sekelumit tutorial yang menceritakan bagaimana mengkonfigurasikan Slackware 13.0 menjadi webserver yang High Availability.

Implementasi ini bertujuan agar webserver yang terdiri dari Apache dan MySQL mempunya tingkat availability yang tinggi, jika terjadi failure pada salah satu mesin webserver maka semua tugas webserver akan dihandle oleh mesin yang lain secara otomatis tanpa kita harus mengkonfigurasi ulang database ataupun coding ulang web scriptnya, dan yang paling penting adalah tingkat SLA (Service Level Agreement) nya akan terjamin.

Ada beberapa software/tools yang digunakan dalam implementasi ini, diantaranya: Linux-ha (Heartbeat), DRBD, MySQL, Apache.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang tool-tool tersebut baik itu fungsi dari masing-masih software ataupun untuk mengunduh software-software tersebut bisa langsung merujuk pada websitenya masing-masing.

Linux-ha : http://linux-ha.org
DRBD: http://www.drbd.org
Apache : http://www.apache.org
MySQL : http://www.mysql.com
Slackware : http://www.slackware.com

Linux-ha (Heartbeat)
Heartbeat is a daemon that provides cluster infrastructure (communication and membership) services to its clients. This allows clients to know about the presence (or disappearance!) of peer processes on other machines and to easily exchange messages with them.

DRBD
DRBD® refers to block devices designed as a building block to form high availability (HA) clusters. This is done by mirroring a whole block device via an assigned network. DRBD can be understood as network based raid-1.

Untuk tutorialnya bisa dilihat/diunduh pada link berikut.

Semoga Bermanfaat, Amien…!!!

6 thoughts on “Webserver Cluster; Linux-HA + DRBD + LAMP + Slackware 13.0

    […] full post on Planet Ubuntu Indonesia Tags: […]

    suryayusra said:
    October 16, 2010 at 8:54 am

    terima kasih informasi dan tutorial nya, ini sangat membantu saya. dgn tutorial ini saya mendapat sedikit pencerahan mengenai linux HA.

    ada sedikit yg menganjal, yak ni kombinasi LVS dan HA (DRDB dan heartbeat), bagai mana gambar topologinya ? bisa kah anda jelaskan, jika bisa gambar kan dan jelas kan.

    dengan adanya gambar sangat membantu saya😀

    dalam link tutor ini ada
    IP Virtual : 192.168.2.250
    apa maksut dari IP itu, jika digambarkan dgn detail bagaimana topologinya😉

    Saya pengguna linux ubuntu, akan sedikit kesulitan jika migrasi ke slackware, huuuuuuu slack merupakan distro senior linux😀 ahahahahaha

    jangan lupa untuk add email saya😉 thanx b 4.

    invaleed responded:
    October 25, 2010 at 9:52 am

    @Suryayusra
    IP virtual itu adalah IP yang diakses oleh client, jadi dia bisa berpindah2 sesuai dengan mesin yang available saat itu, klo dua2nya available IP ini akan berada di Main Server.

    Dede said:
    February 9, 2011 at 7:40 am

    gawe dimana sekarang om

    vita said:
    June 27, 2011 at 1:16 am

    bagus kang
    sepertinya bisa jadi alternatif handal untuk webserver
    maksih dah kasih petunjuk

    harapanskompan said:
    January 27, 2012 at 9:26 am

    Mas,, tutorialnya di upload lagi donk..
    saya lagi ingin belajar ttg cluster nh. Link tutorialnya mati tuh… thx y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s